Bagi Pria, Kenali Penyakit Peyronie Berikut

Hasil gambar untuk Penyakit Peyronie

www.merdeka.com

Pengertian penyakit peyronie yaitu kondisi dimana terdapat jaringan parut di dalam penis dan testis yang terbentuk. Jaringan perut tersebut menumpuk pada bagian dalam membran putih yang letaknya berada di bagian atas dan dasar penis. Kondisi ini menyebabkan penis mengurus dan membengkok karena jaringan parut yang semakin menebal. 

Pengertian penyakit peyronie juga berupa kondisi dimana seorang pria yang mengalami gangguan ereksi karena memiliki bentuk penis yang bengkok. Setiap pria memang mempunyai bentuk penis yang berbeda dan bervariasi. Bukan berarti pria dengan penis bengkok saat ereksi sudah pasti mengalami penyakit ini. Hal ini menyebabkan pria bisa terhalang untuk melakukan hubungan seks dan tidak mudah untuk mempertahankan ereksi (disfungsi ereksi). Rasa sakit bisa dialami hingga kecemasan dan stres juga bisa dialami pria dengan kondisi ini. 

Penyakit ini bisa berasal dari faktor resiko yang dimiliki oleh seseorang. Seseorang yang mempunyai faktor resiko akan lebih rentan mengalami penyakit ini. Meskipun sebagian besar orang mengalami luka ringan, namun hal itu tidak selalu menjadi penyebab dari penyakit peyronie. Beberapa faktor lain juga berkontribusi menjadi penyebab dari penyakit ini, seperti : 

  • Keturunan

Apabila seseorang mempunyai riwayat keluarga yang mengalami penyakit ini, maka Anda juga memiliki resiko untuk mengalami penyakit peyronie. Khususnya apabila ayah atau saudara laki – laki Anda yang mengalami kondisi ini.

  • Kelainan Jaringan Penghubung

Resiko untuk mengalami penyakit ini juga rentan dialami oleh pasien dengan kelainan jaringan penghubung. 

  • Usia

Seiring bertambahnya usia, tidak bisa dipungkiri bahwa berbagai penyakit bisa dialami oleh seseorang, termasuk penyakit peyronie. Usia yang tidak lagi muda membuat seseorang lebih rentan mengalami penyakit ini dan sulit untuk sembuh. 

  • Kebiasaan Merokok

Lagi – lagi kebiasan buruk merokok menjadi faktor resiko yang bisa membuat seseorang lebih rentan mengalami suatu penyakit. Kemauan tinggi untuk berhenti merokok sangat dibutuhkan untuk mengurangi resiko terjadinya penyakit ini. 

  • Operasi Pada prostat

Faktor resiko lain yang bisa membuat seseorang lebih mungkin mengalami penyakit peyronie yaitu operasi yang pernah dilakukan di prostat. Sehingga, apabila Ana pernah menjalani operasi prostat, maka Anda lebih rentan untuk mengalami penyakit ini.

Gejala penyakit peyronie bisa terjadi secara bertahap ataupun tiba – tiba. Seseorang yang mengalami penyakit ini bisa menunjukkan gejala dan tanda seperti : 

  • Ukuran penis menjadi lebih pendek
  • Di bawah kulit penis terdapat jaringan skar (jaringan parut)
  • Adanya rasa nyeri pada penis ketika ereksi maupun tidak
  • Memiliki masalah saat ereksi (disfungsi ereksi)
  • Penis sangat bengkok : penis bisa bengkok ke atas, bawah atau samping

Seseorang yang mengalami penyakit peyronie akan mengalami gangguan atau komplikasi yang berhubungan dengan alat kelaminnya. Beberapa komplikasi yang mungkin terjadi yaitu : 

  • Kesulitan untuk mempunyai keturunan (anak)
  • Tidak mampu untuk melakukan hubungan seksual
  • Rasa cemas dan stres berkaitan dengan kemampuan seksual bahkan tentang penis diri sendiri
  • Tidak mudah untuk mencapai dan mempertahankan ereksi (disfungsi ereksi)

Setiap orang tentu ingin memiliki kehidupan normal dan bahagia seperti manusia lainnya. Oleh karena itu, upaya pencegahan agar penyakit peyronie tidak dialami oleh Anda yaitu dengan menjalani hidup sehat. Misalnya dengan mengonsumsi makanan sehat dan bergizi, olahraga teratur, berhenti merokok, tidak minum alkohol. Cara tersebut sudah membantu Anda untuk bisa memiliki tubuh dan penis yang sehat. Selain itu, komunikasi yang baik dengan pasangan dan ddokter kesehatan tentu diperlukan. Hal ini bertujuan untuk mengetahui langkah apa yang tepat dan seharusnya dilakukan sebagai upaya pencegahan, perawatan dan pengobatan yang tepat. 

Sumber :
www.hellosehat.com
www.halodoc.com

Read More
Uncategorized